agen poker online

Hukum Judi Poker Menurut Islam dan Bahayanya yang Perlu dihindari

agen poker online

Hukum Judi Poker Menurut Islam dan Bahayanya yang Perlu dihindari – Segala bentuk perjudian merupakan kegiatan yang diharamkan dalam Islam. Tidak terkecuali judi poker. Bahkan diharamkannya judi tidak hanya di bahas dalam satu atau dua dalil saja. Salah satunya yang terdapat pada QS. Al Maidah ayat 90.

Meski demikian, terdapat beberapa pandangan terkait haram tidaknya permainan poker. Untuk mengetahui judi poker seperti apa yang dilarang dalam agama Islam, kamu bisa menyimak ulasan di bawah ini.

Permainan yang Menjadi Judi

Tidak sedikit diantara kita yang memainkan kartu poker. Tidak jarang saat ditanya tujuannya, mereka menjawab bahwa semata-mata untuk bermain. Namun, bila kita tidak berhati-hati dan tidak mengetahui batasannya, bisa-bisa permainan yang kita mainkan termasuk berjudi.

Ada beberapa kriteria yang menyebabkan permainan judi poker online diharamkan karena termasuk judi. Diantaranya adalah sebagai berikut.

  1. Terdapat Dua Pihak yang Bertaruh

Sebuah permainan dianggap sebagai judi ketika terdapat dua belah pihak yang saling bertaruh. Jika yang bertaruh hanya satu pihak, permainan tersebut belum bisa dianggap sebagai berjudi.

Hal ini berlaku pula dalam permainan poker. Bila kita bermain poker dan bertaruh dengan lawan main, maka permainan tersebut sudah termasuk dalam berjudi.

  1. Pertaruhan Berupa Harta

Harta yang dipertaruhkan beragam bentuknya. Dari uang, perhiasan, rumah, mobil, hingga jasa yang mempunyai nilai tertentu.

  1. Undian Sebagai Penentu Menang Kalah

Permainan dapat dianggap judi manakala terdapat undian yang menentukan menang kalahnya seseorang dengan menggunakan kecerdasan, pikiran, kemampuan intelektual, maupun undian yang hanya menggantungkan nasib saja. Yang menjadi masalah dalam hal ini adalah adanya pihak yang menang dan pihak yang kalah.

  1. Pemenang Berhak Mengambil Harta yang Kalah

Yang menjadi puncak dari hukum judi adalah adanya ketentuan bahwasanya pemenang dapat mengambil harta dari mereka yang kalah. Mau tidak mau, pihak yang kalah harus merelakan harta yang telah dipertaruhkannya.

Bahaya Judi Poker

Diharamkannya judi mempunyai landasan yang kuat. Tidak hanya dari dalil yang telah difirmankan Allah dalam kitab suci Al-qur’an, namun, juga bahaya berjudi dari sudut pandang Islam.

  1. Menjadi Malas Bekerja

Ketika bermain judi, pola pikir yang terbentuk adalah bagaimana mendapatkan kekayaan secara instan. Mindset semacam inilah yang dapat melahirkan rasa malas untuk melakukan segala pekerjaan. Padahal, memperoleh kekayaan dari bermain judi merupakan hal yang salah menurut pandangan Islam.

  1. Ketagihan

Sekali bermain judi, seseorang akan sulit untuk keluar dari lingkaran setan tersebut. Adanya dorongan dalam diri untuk terus bermain inilah yang perlu untuk diwaspadai. Tidak sedikit yang akhirnya jatuh miskin karena ketagihan berjudi.

Tidak adanya jaminan untuk menang dalam berjudi dapat memperburuk keadaan seseorang. Sekali ketagihan, mereka akan melakukan segala cara. Termasuk menghabiskan harta benda dan berhutang. Bukannya membaik, hidup kita bisa sengsara gara-gara judi.

  1. Membuka Pintu Kejahatan

Terjerumus dalam perjudian dapat merusakan akhlak. Tidak mengherankan bila akhirnya banyak kejahatan terjadi agar judi tetap jalan. Sekalipun seorang penjudi menang taruhan, uang yang mereka hasilkan tidak akan bertahan lama.

Selain untuk berfoya-foya, seseorang yang ketagihan judi akan menggunakan uangnya untuk kembali bertaruh. Sementara mereka yang kalah, untuk memuaskan keinginannya berjudi, segala macam cara dapat mereka lakukan. Mulai dari menjambret, hingga mencuri.

  1. Menimbulkan Permusuhan

Judi sama halnya dengan simbiosis parasitisme. Hanya ada satu pihak yang diuntungkan, sementara pihak lain dirugikan. Hal inilah yang dapat memicu perselisihan dan permusuhan. Bahaya berjudi yang satu ini bahkan telah dituliskan dengan jelas dalam surat Al Maidah.

  1. Jauh dari Rahmat Allah dan Mendapat Dosa Besar

Bagi orang-orang yang melanggar larangan Allah, termasuk berjudi, mereka akan jauh dari rahmat-Nya. Terlebih, judi merupakan perbuatan yang mempunyai dosa besar yang setara dengan meminum khamr, berkurban untuk berhala, dan mengundi nasib.

Itulah hukum dan bahaya berjudi menurut Islam. Diharamkannya judi menurut pandangan Islam patutnya menjadi kewaspadaan bagi kita yang beragama Islam. Membentengi diri dari lingkaran setan lebih bijak dibanding menanggung dosa besar. Jangan sampai kegiatan bermain yang kita lakukan justru tergolong dalam berjudi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *